Dokter Terpapar COVID-19 Tetap Layani Pasien: “Demi Kemanusiaan”

  • Share


Di tengah masa pandemi, para tenaga kesehatan banyak mencurahkan daya upayanya sebagai garda utama. Salah satu sosok dokter yang jadi perhatian ialah dr. Victor Paulus Manuhutu, SpP. Betapa tidak, dokter terpapar COVID-19 ini layani pasien sepenuh hati.

banner 336x280

Kondisi yang tengah genting membuatnya tetap bersedia bertugas secara virtual atau sistem on call. Bahkan, dokter muda ini pun melayakni pasien di tiga rumah sakit sekaligus, yakni, Rumah Sakit Bhayangkara, RSUD Dok II Jayapura dan Rumah Sakit Provita.

Seperti apa kisahnya, Parents?

Cerita Dokter Terpapar COVID-19 Tetap Layani Pasien di Jayapura

source: dok. kabarpapua.co

Melansir dari kabarpapua.co, dokter Victor terpapar virus Corona dan harus menjalani isolasi. Meski sedang menjalani perawatan karena paparan virus, ia tetap bertanggung jawab dan bertugas melayani para pasien melalui sambungan telefon.

“Saya lagi dirawat di Rumah Sakit Provita, kami sekeluarga positif (COVID-19). Saya tetap memantau mereka (pasien) dengan piket on call. Di lapangan asisten saya yang lapor perkembangan tiap hari,” ujar dokter Victor.

Bersama Keluarga Terpapar virus Corona

Tengah menjalani perawatan, dokter Victor mengungkapkan bahwa kondisinya sudah lebih stabil. Tak hanya dirinya, keluarganya pun tengah sakit karena ikut terpapar.

“Anak dan istri saya yang terkena dari saya juga masuk hasil PCR kami keluar Positif. Saya sejak malam mulai pilek dan pagi harinya lemas sedikit sesak saat aktivitas,” tuturnya.

Artikel Terkait: Rawat pasien Covid-19, seorang dokter sekaligus ibu, “Anak-anak paham tugas saya”

Kelelahan Bertugas hingga Terpapar

Dokter Terpapar COVID-19 Layani Pasien

Sebagai dokter spesialis paru, ia bertugas dengan cukup intens memantau para pasien. Dari hari ke hari, ia menuturkan bahwa banyak pasien yang terus berdatangan di dua rumah sakit. Hal ini yang membuatnya kurang beristirahat.

Ia juga menceritakan bahwa sudah mengalami gejala tidak sehat ketika tengah bertugas merawat pasien positif. Benar saja, saat melakukan tes dirinya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona

“Saya sudah merasa bergejala sejak Jumat lalu, cuma masih kerja. Sabtu juga masih kerja meskipun sudah agak lemas dan sedikit hangat. Lalu hari Minggu saya sudah tidak kuat, akhirnya saya ke Provita cek antigen dan CT Scan, hasilnya positif dan pada CT Scan terlihat radang paru sedikit, saya langsung rawat,” ungkapnya.

Merawat Pasien secara Virtual

Tugas menjadi dokter tetap diembannya meski tengah sakit. Ia kerap memeriksakan kondisi pasiennya secara virtual.

Pada prosesnya ia dibantu oleh asisten ketika bertugas secara virtual ini. Per Selasa (20/07) saja, Victor menjelaskan bahwa sudah ada total 72 pasien yang dirawatnya di RS Bhayangkara dan RSUD Dok II Jayapura pada Selasa 20 Juli 2021.

 “Saya tangani 3 rumah sakit tapi di RS Provita kawan saya (dokter spesialis paru) dan (spesialis penyakit dalam) bantu saya, lalu di dua rumah sakit lainnya, asisten yang back up,” ujarnya lagi.

Artikel Terkait: 7 Pahlawan medis ini meninggal karena COVID-19, perjuangannya membuat haru

“Demi Kemanusiaan……”

Meski tengah sakit dan harus dirawat, dokter Victor mengungkapkan bahwa merawat para pasien tetap menjadi panggilan jiwanya. Ia menegaskan bahwa hal yang dilakukannya tersebut adalah bagian dari tugas kemanusiaan, terlebih banyak pasien yang datang dalam kondisi sakit berat.

“Demi kemanusiaan, Kasihan teman-teman saya seperti dr Theo, kalau selama saya sakit beliau handel semua bisa sakit juga nanti,” ujar dokter Victor lagi.

Sebab, asal mula dirinya bisa turut terpapar diduga karena kelelahan menangani banyak pasien yang terus berdatangan di gelombang kedua ini.

Berharap Masyarakat Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

Dokter Terpapar COVID-19 Layani Pasien

Mulai memasuki lebih dari satu tahun pandemi, dokter Victor pun melihat perilaku masyarakat terkait dengan protokol kesehatan mulai longgar. Bahkan ia menilai masyarakat mulai tidak peduli dengan imbauan pemerintah terkait dengan protokol yang sudah lama digencarkan.

Inilah yang menjadi salah satu faktor kuat munculnya banyak kasus di gelombang kedua. “Masyarakat masih  banyak yang tidak peduli. Lihat saja masalah masker, banyak yang tidak dipakai secara baik,” ujarnya.

Ia pun berharap bahwa seluruh masyarakat bisa saling bekerja sama agar pandemi bisa tertangani dengan baik.

Itulah kisah dokter Victor, dokter yang terpapar COVID tapi masih layani pasien dengan baik. Kita doakan saja ya Parents agar kondisinya semakin membaik.

Mari kita selalu terapkan berbagai protokol kesehatan kapan pun dan di mana pun, dimulai dari lingkup terkecil yakni diri sendiri dan keluarga.

Artikel Terkait: Sedang Isoman? Ini 15 Dokter yang Memberikan Jasa Konsultasi COVID-19 Gratis

****

Baca Juga:

4 Obat dan Vitamin yang Disarankan untuk Dikonsumsi Saat Menjalani Isolasi Mandiri di Rumah

6 Fakta Sarah Gilbert, Pembuat Vaksin Astra Zeneca yang Keputusannya Mengejutkan Dunia

Cerita Indra Rudiansyah Sampai Bisa Jadi Peneliti Vaksin AstraZaneca Asal Indonesia

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.



Source link

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *