10 Tips Praktis Mengasuh Anak Kembar, Yuk Praktikkan!

  • Share


Memiliki anak kembar ibarat mendapatkan dua durian runtuh. “Dobel bahagianya, dobel pula capeknya,” begitulah menurut salah satu pembaca setia theAsianParent. Mengasuh anak kembar tentu berbeda dengan mengasuh satu anak bayi, perlu trik khusus agar Parents tidak kewalahan dan berujung stres. 

banner 336x280

Bacalah beberapa trik mengasuh anak kembar berikut ini agar pusing kepala Anda segera teratasi.

10 Tips Mengasuh Anak Kembar

1. Konsisten dengan Jadwal

Mengasuh anak kembar memang tidak mudah. Membuat semacam jadwal menyusu, mandi, bermain dan tidur akan memudahkan hidup. Patuhilah jadwal itu agar bayi kembar terbiasa melakukan aktivitas di jam yang sama. Anda tak akan repot menidurkan si mungil kembar, karena mereka akan tertidur di jam yang sama. Dengan demikian Parents akan memiliki sedikit waktu untuk bersantai.

2. Ayah dan Bunda harus Jadi Tim yang Kompak saat Mengasuh Anak Kembar

10 Tips Praktis Mengasuh Anak Kembar, Yuk Praktikkan!

Pastikan Bunda dan suami telah bersepakat untuk menjadi tim yang kompak saat mengasuh anak kembar. Jangan ragu mengatakan apa yang Anda rasakan agar suami tahu persis apa yang harus ia lakukan untuk membantu.

3. Tips Menyusui Bayi Kembar

10 Tips Praktis Mengasuh Anak Kembar, Yuk Praktikkan!

Menyusui bayi kembar pada saat yang sama adalah cara terbaik untuk menghemat waktu. Bagaimanapun, bayi kembar adalah dua individu yang berbeda. Salah satu dari mereka mungkin akan menyusu setiap tiga jam sekali, sedangkan yang satunya mungkin setiap dua jam sekali.

Cobalah berbagai posisi menyusui sampai Bunda menemukan posisi yang paling tepat. Atau gunakan bantuan bantal khusus untuk menyangga kepala dan tubuh bayi kembar saat menyusui. Jagalah stamina dengan minum banyak air putih dan makan makanan bergizi.

Jika bayi Anda kembar lebih dari dua, bisa menyiasatinya dengan menggunakan ASIP. Siapkan dulu ASI perah malam sebelumnya, lalu minta bantuan suami untuk memberikan ASIP botol pada salah satu bayi di jam yang sama saat Bunda menyusui dua bayi kembar lainnya secara bersamaan. 

4. Perlengkapan Cadangan

10 Tips Praktis Mengasuh Anak Kembar, Yuk Praktikkan!

Siapkan beberapa set perlengkapan bayi (beberapa stel baju bayi/anak, diapers, mainan, dll.) dan simpan perlengkapan ini di beberapa tempat. Misalnya, di mobil, di kereta bayi, di rumah neneknya (ibu/ibu mertua Anda) dan dalam tas Anda.

Trik ini amat bermanfaat untuk menghemat waktu yang Anda gunakan untuk persiapan bepergian bersama si kembar.

Artikel terkait: Apakah Anda mengandung bayi kembar? Kenali 11 tandanya berikut ini

5. Nikmati saat Indah Mengasuh Anak Kembar

10 Tips Praktis Mengasuh Anak Kembar, Yuk Praktikkan!

Ikatan antar saudara kembar lebih kuat daripada saudara sekandung pada umumnya. Salah satu dari mereka mungkin akan marah, jika Anda memarahi kembarannya. Mereka mungkin akan suka berpegangan tangan atau berbagi kue. Manis sekali bukan?

Siapkan selalu ponsel berkamera dan abadikan segala momen berkesan si kembar, karena mereka tidak akan jadi kecil selamanya.

Mengasuh bayi kembar memang repot dan melelahkan, namun semuanya akan terbayar melihat senyuman mereka saat menatap Anda. 

6. Beli Diaper dalam Jumlah Banyak

10 Tips Praktis Mengasuh Anak Kembar, Yuk Praktikkan!

Belilah beberapa bungkus diaper kemasan besar sekaligus saat Anda pergi ke toko swalayan. Saat baru lahir, bayi mungkin membutuhkan 6-7 diaper dalam sehari. Bisa juga lebih. Kalikan dua dan Anda akan tahu berapa diaper yang Anda butuhkan dalam sehari.

7. Manfaatkan Teknologi untuk Memudahkan Mengasuh Anak Kembar

10 Tips Praktis Mengasuh Anak Kembar, Yuk Praktikkan!

Siapa bilang smartphone hanya buat selfie dan membuka medsos? Kini ada beberapa retail di Indonesia yang menyediakan layanan berbelanja secara online dan mengantarkannya ke rumah pelanggan. Manfaatkan layanan ini agar Anda tak perlu repot keluar rumah bersama si kembar.

Jika tak sempat memasak, Anda bisa memesan layanan makanan pesan antar lewat ojek online untuk dikirim ke rumah. Supaya Bunda lebih fokus mengurus si kembar. 

8. Jangan Ragu Meminta Bantuan untuk Mengasuh Anak Kembar

10 Tips Praktis Mengasuh Anak Kembar, Yuk Praktikkan!

Mintalah bantuan jika suatu hari Anda sedang tak sanggup mengasuh anak kembar seorang diri. Jika suami tak ada, Anda bisa minta bantuan dari kerabat, mertua, saudara ipar atau tetangga.

Bila penghasilan suami mencukupi, Bunda bisa menyewa jasa pengasuh atau baby sitter untuk membantu mengurus si kembar. Jangan lupa diskusikan dengan suami soal ini ya, Bund. Karena mengasuh anak kembar sendirian pastinya akan kesulitan tanpa bantuan. 

Artikel terkait: Fakta Unik Anak Kembar Cermin, Serupa tetapi Tak Sama

9. Gunakan Barang Second

10 Tips Praktis Mengasuh Anak Kembar, Yuk Praktikkan!

Jangan malu menerima peralatan bayi bekas dari kerabat, atau siapa saja. Ada beberapa perlengkapan bayi yang masa pakainya hanya sebentar dan harganya cukup mahal. Misalnya kereta bayi atau baju bayi baru lahir.

Di kota besar seperti Jakarta biasanya ada rental/ persewaan perlengkapan bayi. Harga sewa kereta bayi yang ditawarkan sedikit lebih murah dibandingkan membeli yang baru. Manfaatkan layanan ini dan Anda bisa menghemat pengeluaran.

10. Jangan Membandingkan Anak Kembar

10 Tips Praktis Mengasuh Anak Kembar, Yuk Praktikkan!

Apa yang membuat seorang anak berbeda dengan lainnya adalah karakternya. Begitu juga anak kembar Anda. Putuskan strategi mengasuh anak kembar yang sesuai dengan pribadi masing-masing. Anda akan membuat si kembar bersedih jika terus-terusan membandingkan mereka.

***

Itulah beberapa tips mengasuh anak kembar yang bisa Anda tiru. Semoga bermanfaat. 

Referensi: Parents , HuffPost, BabyCentre

Baca juga: 

id.theasianparent.com/fakta-kembar-fraternal

id.theasianparent.com/kehamilan-anak-kembar

id.theasianparent.com/kembar-fraternal

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.



Source link

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *