Doa Shalat Istikharah Beserta Niat dan Tata Caranya

  • Share


Saat merasa bimbang untuk memutuskan sesuatu di antara beberapa pilihan, sebagai umat Islam kita dianjurkan untuk melaksanakan shalat Istikharah dan membaca doa shalat istikharah agar diberi petunjuk oleh Allah.

banner 336x280

Shalat Istikharah adalah upaya memohon kepada Allah agar memberikan pilihan terbaik kepada kita akan hal-hal yang memang kita punya hak untuk memilih antara mengerjakan dan meninggalkan. 

Shalat Istikharah Adalah Sunah yang Diajarkan Rasulullah

Menurut Imam Nawawi dalam kitab al-Adzkar yang dikutip laman NU Online, shalat Istikharah sangat dianjurkan (sunah) pada semua perkara yang memiliki beberapa alternatif.

Rasulullah dalam sebuah hadis riwayat Jabir Ibn Abdillah ra bersabda:

اذا هم أحد كم بالأمر فليركع ركعتين ثم ليقل: أللهم… (رواه البخاري)   ـ 

Artinya:

Jika di antara kalian hendak melakukan perkara/urusan, maka rukuklah (shalatlah) dua rakaat: kemudian berdoa…” (HR al-Bukhari)

Redaksi dalam hadis tersebut menggunakan kata ‘al-amr’ yang berarti perkara atau urusan yang mengandung makna umum. Meski demikian, berbagai perkara wajib tidak perlu di-istikharahi. Sebab kita tidak punya pilihan lain. Yakni yang wajib harus dilakukan dan yang haram harus ditinggalkan.

Misalnya mengerjakan shalat atau tidak, mencuri, berzina, dan sejenisnya, tidak perlu Istikharah. Hal ini karena sudah jelas mana yang diwajibkan dan mana yang harus ditinggalkan.

Artikel terkait: Doa Setelah Tarawih yang Perlu Parents Lafalkan, Jangan Sampai Lupa!

Niat, Tata Cara, dan Doa Shalat Istikharah

doa shalat istikharah

Shalat Istikharah sangat mudah, yaitu shalat dua rakaat dengan niat istikharah:

أصلى سنة الإستخارة ركعتين لله تعالى

Artinya: Aku berniat shalat istikharah dua raka’at karena Allah Ta’ala

Rakaat pertama setelah membaca surat Al-Fatihah, membaca surat Al-Kafirun. Dan rakaat kedua setelah Al-Fatihah, membaca surat Al-Ikhlas.

Kemudian setelah salam membaca do’a: 

  اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ  

Artikel terkait: Keutamaan Sholat Tahajud Beserta Tata Cara dan Bacaan Doanya

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu. Aku mohon kepada-Mu sesuatu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib.

Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (hendaknya menyebut persoalan atau hajatnya) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku sukseskanlah untuk ku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah.

Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku.” 

Setelah melakukan shalat Istikharah, biasanya di dalam hati timbul rasa tenang dan mantap terhadap salah satu pilihan yang ada. Jika masih ragu, shalat Istikharah dapat diulang dua atau tiga kali.  

Artikel terkait: 3 Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib dan Panduan Lengkap untuk Melaksanakannya

Jawaban Shalat Istikarah Lewat Mimpi, Benarkah?

doa shalat istikharah

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa jawaban dari shalat Istikharah adalah melalui mimpi. Benarkah demikian?

Menurut Syekh Said Ramadhan al-Buthi dalam Masyurat Ijtima’iyyat yang dikutip laman NU Online, tidak ada hubungan antara shalat Istikharah dengan mimpi saat tidur.

Shalat Istikharah hanyalah sebatas melaksanakan shalat sunah lalu berdoa dengan doa yang disarikan dari Rasulullah. Lalu iringilah dengan melakukan perbuatan yang diistikharahi. Jika perbuatan itu baik, maka Allah akan memudahkannya, dan jika buruk maka Allah akan memalingkan seseorang dari perbuatan tersebut.

Dapat disimpulkan bahwa setelah shalat Istikharah dan memanjatkan doa kepada Allah swt, yang harus kita lakukan adalah segera melaksanakan hal yang kita istikharahi.

Jika ternyata diberi kemudahan, maka hal tersebut meruapakan sesuatu yang baik bagi kita. Sebaliknya, jika ternyata menemui hambatan atau kesulitan saat melakukan hal yang diistikharahi, artinya tidak baik bagi kita.

Jawaban dari shalat Istikharah tidak selamanya melalui mimpi. Sebab, sering kali mimpi dipengaruhi oleh kondisi emosional seseorang. Selain itu mimpi juga bisa dipengaruhi oleh setan.

Itulah niat, tata cara, dan doa shalat Istikharah. Semoga kita selalu mendapatkan petunjuk yang baik dari Allah swt.

Baca Juga:

id.theasianparent.com/shalat-tasbih

id.theasianparent.com/niat-shalat-jenazah

id.theasianparent.com/imam-shalat-tarawih

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.



Source link

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *