Rentetan Kisah dan Fakta Menariknya

  • Share


Bagi umat Muslim dan Kristen, kisah mengenai Ashabul Kahfi merupakan kisah yang tidak asing lagi di telinga. Pada dasarnya, kisah ini menceritakan tujuh orang pemuda yang tidur di sebuah gua selama 309 tahun untuk mempertahankan keimanannya. Mereka sangat beriman kepada Allah SWT. dan diselamatkan dari kejaran Raja Diqyanus yang cukup zalim. Gua tempat para pemuda tertidur tersebut berada di Kota Amman, Yordania. Kali ini, kami akan merangkum kisah Ashabul Kahfi beserta beberapa fakta menariknya. Simak sampai akhir, ya!

banner 336x280

Artikel terkait: Dongeng sebelum tidur: Kisah Putri Mawar dan Burung Emas

Upaya Mempertahankan Keimanan

Menurut Angga Mulyana dalam bukunya Kisah-kisah dalam Surat Al-Kahf (2019), kisah ini terjadi di sebuah negeri yang bernama Afasus (Efesus dalam Alkitab Nasrani). Negeri tersebut diperintah oleh seorang raja bernama Raja Decyanus atau Raja Diqyanus. Raja tersebut terkenal zalim dan memerintah dalam kurun waktu singkat, yakni sejak tahun 249 hingga 251 masehi. Ia dikenal sebagai raja yang sangat kejam karena sangat suka menyiksa para penganut agama Kristen.

Raja tersebut adalah seorang penyembah berhala dan meminta masyarakat seluruh negeri untuk ikut menyembah berhala. Apabila ada orang yang menentang perintahnya, ia tak segan untuk menjatuhkan hukuman berupa eksekusi. Namun, pada satu waktu, ada sekelompok pemuda yang menolak hal tersebut. Raja Decyanus yang mendengar penolakan tersebut pun geram. Ia memerintah beberapa pengawalnya untuk membawa sekelompok pemuda tersebut ke hadapannya. 

Sampai di hadapan raja, para pemuda itu pun ditanyai satu per satu oleh sang raja alasan mereka menolak untuk menyembah berhala. Dengan mantap, para pemuda itu mengatakan bahwa mereka hanya mau menyembah Allah SWT. Bukannya mengeksekusi para pemuda, para raja ini pun malah menawarkan berbagai harta benda dan dijanjikan suatu jabatan tertentu dengan syarat meninggalkan keimanannya kepada Allah SWT. Tanpa pikir panjang, para pemuda ini pun menolak. Sang raja ternyata tetap memberi kesempatan para pemuda untuk mempertimbangkan tawaran tersebut.

Artikel terkait: Kisah Nabi Ilyas AS, Tauladan Bagi si Kecil Jadi Sosok yang Tangguh dan Tak Mudah Menyerah

Memilih untuk Melarikan Diri

Populer di Kalangan Muslim dan Kristiani, Ini Kisah Ashabul Kahfi dan Fakta Menariknya

Tanpa mempertimbangkan kembali tawaran sang raja, para pemuda itu memilih tetap menolak. Keteguhan iman yang dimiliki mereka memang luar biasa. Tak lama kemudian, mereka meninggalkan kota tersebut. Sang raja pun melakukan pengejaran terhadap sekelompok pemuda ini. Para pemuda tersebut lalu memutuskan untuk bersembunyi di dalam sebuah gua di Gunung Tikhayus, tidak jauh dari tempat tinggal mereka. 

Saat di perjalanan, mereka bertemu dengan seorang pengembala dan anjingnya. Pengembala tersebut memiliki keteguhan iman yang sama dengan mereka. Ia pun akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan sekelompok pemuda tersebut. Di gua tersebut. para rombongan bisa leluasa beribadah kepada Allah SWT. Mereka pun bersama-sama meminta perlindungan kepada Allah SWT. agar dijauhkan dari kejaran para utusan Raja Decymus. Allah SWT. pun mendengar doa mereka dan menidurkan mereka dalam kurun waktu cukup lama, yakni 309 tahun.

Ashabul Kahfi Dibangunkan Kembali

Populer di Kalangan Muslim dan Kristiani, Ini Kisah Ashabul Kahfi dan Fakta Menariknya

Setelah tertidur selama ratusan tahun, mereka pun akhirnya terbangun karena mendengar suara seseorang yang sedang membangun kandang di sekitar gua. Mereka terbangun dengan wajah yang berseri. Setelah terbangun, mereka pun saling menanyai seberapa lama telah tinggal di gua tersebut. Salah satu pemuda pun menjawab bahwa hanya Allah yang tahu mengenai hal tersebut. Salah satu pemuda pun memutuskan untuk keluar gua. Ia berencana ingin mencari makan dan melihat-lihat keadaan kota.

Ketika berjalan, ia pun terkejut dan merasa heran mengapa banyak orang di kota tersebut telah beriman kepada Allah SWT. dan keadaan kota pun sudah banyak mengalami perubahan. Selain itu, agama Kristen yang dibenci oleh raja pun saat itu sudah bisa diterima.

Artikel terkait: Ajak Anak Belajar Kesabaran dan Perjuangan Hidup Lewat Kisah Nabi Muhammad SAW

Fakta Menarik

Berikut ini beberapa fakta menarik kisah Ashabul Kahfi sebagaimana disarikan dari berbagai sumber.

1. Populer di kalangan umat Islam dan Kristen

Melansir dari Encyclopedia Britannica, kisah Ashabul Kahfi atau Seven Sleepers of Ephesus, cukup populer dalam agama Islam dan dalam Kristen. Kisah ini tidak ada di dalam Alkitab Kristiani, namun dicatat pada Menurut roman apologetika Kristen yang saleh, legenda itu masih ada dalam beberapa versi, termasuk Yunani, Syria, Koptik, dan Georgia. Kisah ini juga dicatat pada Acta Sanctorum, sebuah ensiklopedia yang mendokumentasikan kehidupan pada santo dan santa, orang suci dałam keyakinan Katolik. Kisah ini juga dicatat dalam Martyrologium Romanum, yaitu martirologi resmi Gereja Katolik Roma.

Tradisi Barat menyebut para pemuda tersebut sebagai Maximian, Malchus, Marcian, John, Denis, Serapion, dan Constantine. Tradisi Timur menamai mereka dengan Maximilian, Jamblichus, Martin, John, Dionysius, Antonius, dan Constantine. Namun, di dalam tradisi Islam, nama dari ketujuh pemuda tersebut disebutkan sebagai anonim. Kisah mengenai Ashabul Kahfi ini pun diabadikan dalam surat Al-Kahfi yang memiliki arti gua.

2. Gua tempat sembunyi ditemukan

Gua tempat bersembunyi para pemuda itu pun ditemukan 14 abad setelah kejadian. Seorang arkeolog bernama Rafiq Wafa Ad-Dukaniy adalah sosok yang menemukan letak gua. Gua tersebut ditemukan di daerah Ar-Rahib, Yordania. Hal ini diperkuat dengan adanya kuburan yang jumlahnya seperti disebutkan dalam Al-Quran, sedangkan dalam mulut gua juga ditemukan tengkorak seekor anjing. Setelah adanya penemuan tersebut, penelitian lebih lanjut pun dilakukan.

Di gua tersebut ternyata ada sebuah celah yang mengarah ke Barat Daya, tepatnya ada di sebelah selatan. Celah inilah yang menjadikan gua tersebut mendapat pencahayaan matahari yang cukup baik. Detail gua pun cukup unik. Ketika siang hari, cahaya matahari tidak memasuki gua, sedangkan saat petang, sinar matahari akan menembus celah dalam beberapa saat. Alhasil, kehangatan di dalam gua pun tetap terjaga. Kondisi ini pun secara detail dijelaskan dalam Al-Quran.

3. Ada tulisan di dinding gua

Di dinding gua juga terdapat tulisan kuno yang membicarakan mengenai keesaan Allah SWT. Penemuan ini pun menjadi penguat tentang kisah Ashabul Kahfi. Banyak peneliti yang sampai saat ini terus menggali informasi mengenai kisah Ashabul Kahfi tersebut. 

***

Demikian kisah Ashabul Kahfi dan beberapa fakta menarik di baliknya. Kisah indah ini sungguh bisa menjadi teladan bagi kita semua mengenai ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT.

Baca juga:

id.theasianparent.com/kisah-nabi-sulaiman

id.theasianparent.com/kisah-nabi-ibrahim

id.theasianparent.com/cerita-anak-islami-tentang-kejujuran

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.



Source link

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.