Rilis  

Alumni Farmasi Unand Gelar Reuni dan Mubes, Perkuat Peran Profesi dalam Sistem Kesehatan

Alumni Farmasi Unand Gelar Reuni dan Mubes, Perkuat Peran Profesi dalam Sistem Kesehatan
Suka artikel ini?
Traktir kopi buat penulisnya, yuk.
Traktir Kopi
Dukung kreator · E-Wallet
PILIH NOMINAL

PEKANBARU — Profesi farmasi memiliki peran strategis dalam rantai layanan kesehatan, mulai dari pengelolaan obat, edukasi pasien, hingga pengawasan mutu sediaan farmasi. Menyadari pentingnya peran tersebut, ratusan alumni Farmasi Universitas Andalas (Unand) dari berbagai daerah dan angkatan berkumpul dalam Temu Alumni Farmasi (TAF) 2026 di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan bertema “Basobok Mangko Ka Sero, Bakumpua Maulang Carito” ini turut merangkaikan Musyawarah Besar (Mubes) VI Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Farmasi Unand, forum pengambilan keputusan organisasi yang menaungi tenaga kefarmasian lulusan kampus tersebut.

Dukungan Pemerintah Kota terhadap Forum Tenaga Kesehatan

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, hadir membuka kegiatan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota terhadap forum profesi kesehatan. Ia menilai pertemuan alumni tenaga kefarmasian lintas daerah berpotensi membuka kolaborasi yang berdampak langsung pada layanan kesehatan masyarakat.

Sebagai bagian dari sambutan tersebut, Pemkot Pekanbaru turut memperkenalkan kuliner khas Melayu — kue talam durian dan roti jala — kepada peserta yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.

Ruang Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman Klinis

Setelah registrasi peserta pukul 09.00 WIB dan agenda pembukaan pukul 13.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan sharing session berformat talkshow panel pukul 13.30–15.00 WIB. Forum ini menjadi ruang bertukar pengalaman antar-tenaga kefarmasian dari berbagai jenjang karier — mulai dari praktik di apotek, rumah sakit, industri farmasi, hingga sektor regulasi.

Sesi semacam ini kerap menjadi sarana penting dalam dunia kesehatan untuk transfer pengetahuan lintas generasi, termasuk perkembangan regulasi obat, standar pelayanan kefarmasian, dan tantangan praktik di lapangan.

Mubes: Konsolidasi Organisasi Profesi

Usai sesi berbagi, agenda dilanjutkan dengan Mubes VI IKA Farmasi Unand, membahas keberlanjutan organisasi alumni yang turut berperan sebagai jejaring pendukung tenaga kefarmasian di berbagai daerah. Konsolidasi semacam ini penting mengingat peran organisasi profesi dalam menjaga standar kompetensi dan etika kefarmasian tetap relevan dengan perkembangan pelayanan kesehatan terkini.

Apresiasi lewat Farmasi Awards

Pada malam puncak, panitia memberikan penghargaan Farmasi Awards dalam empat kategori sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi alumni terhadap dunia kefarmasian dan pelayanan kesehatan. Malam tersebut juga diisi pembagian doorprize, sesi foto bersama, dan hiburan hingga pukul 22.00 WIB, dengan dress code bertema angkatan yang menjadi ajang kreativitas dan mempererat kekompakan antaralumni.

Keragaman Profesi sebagai Modal Kontribusi Kesehatan

Alumni Farmasi Unand saat ini tersebar di berbagai bidang praktik kefarmasian dan pengabdian masyarakat — mulai dari layanan klinis, riset, hingga kebijakan kesehatan. Keragaman latar belakang praktik ini disebut menjadi modal penting untuk memperkuat jejaring lintas sektor kesehatan, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset dan pengembangan pelayanan kefarmasian ke depan.

Semangat “Silaturahmi Abadi, Farmasi Bersinergi” yang diusung dalam TAF 2026 mencerminkan komitmen keberlanjutan peran alumni dalam mendukung sistem kesehatan, sejalan dengan pesan utama kegiatan: “Bersama, Maju, Berarti.” (Adv)*